WELCOME TO KENDY'S WALL 2013
 
Salah satu tokoh yang mengemukakan tentang Modifikasi Perilaku adalah Edward L. Thorndike.
 
Salah satu prinsip teori Thorndike adalah belajar asosiasi antara kesan panca indra (sense impression) dengan impuls untuk bertindak (impulse to action). Yaitu cara manusia bertindak sesuai dari kesan panca indra yang dihasilkan. 
Thorndike bereksperimen mempergunakan kucing yang lapar sebagai contoh bahan uji cobanya. Lalu kucing tersebut dimasukan ke dalam sebuah kurungan hewan dan menempatkan daging di depan kurungan tersebut. Kucing tersebut akan berusaha untuk keluar dari kurungan itu. Hingga kucing itu terlatih dan mengalami proses belajar dari kesalahan (trial and error). Maka waktu yang dibutuhkan kucing untuk memecahkan problem itu makin singkat. 

Kucing tersebut sebenarnya tidak mengerti cara membebaskan diri dari kotak itu, tetapi kucing tersebut belajar berusaha dan mempertaruhkan untuk siap berfikir (think trough) mempertahankan respon yang benar dan menghilangkan respon yang salah. Sehingga akhirnya kucing tersebut berhasil keluar.

Eksperimen ini diharapkan kepada situasi yang belum dikenal dan membiarkan subjek melakukan berbagai aktivitas untuk merespon situasi dan mencoba untuk bersaksi sehingga dapat menemukan keberhasilan dan membuat koreksi sesuatu dengan stimulusnya.

Teori koneksionisme disebut juga S.R. Bond Theory dan S.R. Psyochology atau terkenal dengan sebutan “trial and error learning” yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

1) Adanya motif.
2) Adanya respon terhadap situasi.
3) Adanya eliminasi respon-respon yang gagal/salah.
4) Adanya kemajuan reaksi-reaksi dalam mencapai tujuan.

Contoh konkrit sehubungan dengan dinamika mahasiswa di bidang IT
- Adanya Motif. 

Setiap dosen pasti menetapkan standarisasi nilai tersendiri. Untuk mendapatkan nilai yang baik, Untuk mendapatkan nilai yang baik, mahasiswa mengikuti standard dari masing-masing dosen dengan motif mendapatkan nilai yang terbaik.

- Adanya Respon. 
Respon negatif yang dikeluarkan mahasiswa ketika diberikan tugas oleh dosen. Padahal dengan adanya tugas atau latihan, mahasiswa lebih terlatih dengan topik yang telah dijelaskan.

- Eliminasi Respon dan Kemajuan Reaksi
Yaitu belajar dari pengalaman-pengalaman. Dengan mengubah kesalahan yang pernah dilakukan, seorang mahasiswa dapat mengerti dan tidak mengulangi kesalahan yang pernah diperbuatnya. Misalnya keterlambatan. Ada beberapa dosen yang tidak mengijinkan mahasiswanya terlambat. Sehingga mahasiswa yang terlambat, tidak akan mengulangi hal tersebut kembali demi mengikuti perkuliahan.


Testimoni/Pendapat :
Modifikasi Perilaku sangatlah dibutuhkan untuk mengubah perilaku manusia untuk menjadi lebih baik lagi.
Teori belajar ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik. Dengan adanya motif (target) yang ingin dicapai oleh mahasiswa, mengeliminasikan respon buruk yang didapat, hingga mendapatkan kemajuan reaksi dari motif (target) yang direncanakan. Teori belajar ini patut di contoh oleh setiap manusia khususnya dikalangan mahasiswa.

Sumber : http://ferdhyw.blogspot.com/2012/12/teori-teori-psikologi-belajar.html  


Tambahan 
"Modifikasi Perilaku"
oleh Kendy Wisantama
Sumber referensi : PDF FIP UPI oleh Sunardi


Perilaku adalah segala sesuatu yang dilakukan dan dikatakan oleh manusia yang mencerminkan perilaku manusia tersebut. Suatu perilaku dapat diamati, digambarkan, dicatat/direkam, diukur oleh orang lain atau pelaku itu sendiri. Setiap perilaku mempunyai dampak/pengaruh pada lingkungan, dan perilaku mengikuti hukum (lawful) prinsip belajar.

Modifikasi Perilaku dapat diartikan sebagai: 
1) Upaya, proses, atau tindakan untuk mengubah perilaku 
2) Aplikasi prinsip-prinsip belajar yang teruji secara sistematis
3) Penggunaan teknik-teknik perubahan perilaku untuk memperbaiki perilaku 
4) Usaha untuk menerapkan prinsip- prinsip proses belajar maupun prinsip-prinsip psikologi hasil eksperimen pada manusia.

Menurut Eysenk Modifikasi Perilaku adalah salah satu upaya mengubah perilaku dan emosi manusia dengan cara yang menguntungkan berdasarkan teori yang modern dalam prinsip psikologi belajar.

Terdapat empat ciri utama Modifikasi Perilaku, yaitu: 
1) Fokus pada perilaku
2) Menekankan pengaruh belajar dan lingkungan
3) Mengikuti pendekatan ilmiah 
4) Menggunakan metode-metode aktif dan pragmatik untuk mengubah perilaku.

Modifikasi Perilaku juga menekankan pengaruh belajar dan lingkungan, artinya bahwa prosedur dan teknik pelatihan menekankan pada modifikasi lingkungan tempat dimana individu tersebut berada, sehingga membantunya dalam berfungsi secara lebih baik dalam masyarakat.

Contoh konkrit sehubungan dengan mahasiswa Teknologi Informasi :
Mengubah perilaku kita untuk lebih menghargai karya orang lain. Kebanyakan mahasiswa menggunakan sistem operasi "Windows" bajakan. Perilaku tersebut ini sangat merugikan pihak "Windows". Lebih baik menggunakan yang Asli. Walaupun mahal, kualitasnya lebih bagus dibandingkan yang bajakan.

Kendy Wisantama Maret 2013



Leave a Reply.